OLIMPIADE MATA PELAJARAN KORDA SOLO TIMUR

OLIMPIADE MATA PELAJARAN KORDA SOLO TIMUR

DAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL SEKOLAH ISLAM TERPADU (OSN SIT)

KARANGANYAR, 11 OKTOBER 2014

 A. KETENTUAN PENDAFTARAN

       SYARAT PESERTA :

  1. Peserta merupakan siswa/i SDIT/sederajat maksimal kelas 5 se KORDA SOLO TIMUR dan masih terdaftar sebagai siswa/i pada saat OMP berlangsung.
  2. Peserta perseorangan.
  3. Peserta memenuhi syarat pendaftaran
  • Mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan oleh panitia dengan lengkap dan benar.
  • Formulir pendaftaran akan di email ke masing2 SIT oleh KORDA Kabupaten
  • Menyerahkan bukti transfer biaya pendaftaran (jika melalui bank)

     BIAYA PENDAFTARAN

Tiap peserta olimpiade dikenai biaya pendaftaran: Rp. 75.000,00

      MEKANISME PENDAFTARAN

  • pendaftar langsung ke panitia atau melalui email ke omp_solotimur@yahoo.co.id
  • Waktu pendaftaran dilaksanakan hari Sabtu – Rabu tanggal 4 – 8 Oktober 2014

 

B. TECHNICAL MEETING

Technical Meeting dilaksanakan pada :

Hari, tanggal                    : Kamis, 9 Oktober 2014

Waktu                                    : 13.00 WIB

Tempat                                : SDIT Insan Kamil Karanganyar

Catatan                                : Sekaligus untuk fiksasi peserta

 

Download Selengkapnya :

undangan

JUKNIS-OMP-OSN-SIT-11-OKT-2014-korda solo timur

LAMPIRAN-JUKNIS-OMP-11-sept-2014 solo timur

 

Kemdikbud Keluarkan Peraturan Pakaian Seragam Sekolah

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 45 Tahun 2014, tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Dikeluarkannya Permendikbud ini karena masih adanya persoalan mengenai penggunaan seragam di beberapa daerah. Harus dipastikan siapapun yang akan sekolah jangan sampai dipermasalahkan mengenai seragam sekolah, khususnya penggunaan seragam sebagai identitas keagamaan,” ungkap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Mohammad Nuh saat menyampaikan kepada media dikantornya, Senin (09/06/2014).

Mendikbud mengatakan, dalam Pemendikbud ini jenis seragam dibagi tiga, yaitu seragam nasional, seragam sekolah, dan seragam kepramukaan. “Yang ditambahkan dalam seragam nasional itu adalah bendera merah putih, diletakan di dada kiri atas kantong saku. Kita ingin betul menanamkan kecintaan terhadap merah putih. Sebagai identitas diri bahwa kita ini adalah siswa dan siswi Indonesia,” tutur Mendikbud.

Pada Permendikbud Nomor 45 Tahun 2014 ini menjelaskan penetapan pakaian seragam sekolah memiliki 4 tujuan. yaitu pertama, untuk menanamkan dan menumbuhkan rasa nasionalisme, kebersamaan, serta memperkuat persaudaraan sehingga dapat menumbuhkan semangat kesatuan dan persatuan di kalangan peserta didik.

Kedua, meningkatkan rasa kesetaraan tanpa memandang kesenjangan sosial ekonomi orang tua atau wali peserta didik. Ketiga, meningkatkan disiplin dan tanggung jawab peserta didik serta kepatuhan terhadap peratuan yang berlaku. Serta keempat, menjadi acuan bagi sekolah dalam menyusun tata tertib dan disiplin peserta didik, khususnya yang mengatur seragam sekolah.

Kepmen dapat diunduh berikut ini:

Melukis Dengan Jari

melukis dengan jari
melukis dengan jari 2
melukis dengan jari 3

Membuat Kolase Sambil Bermain

menempel 1
menempel 2

menempel 3

 

 

Analisa Sidik Jari

SDIT Insan Kamil memfasilitasi orang tua/wali yang ingin melakukan analisa finger print/sidik jari bagi putra/putrinya, dengan ketentuan :

1. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu 13 september 2014 pukul 07.20 di SDIT Insan Kamil

2. Pendaftaran dan pembayaran bisa dilakukan di bagian Administrasi SDIT Insan Kamil.

3. Contoh Hasil analisa fingerprint

NAFISAH AQILA HUSNA

Kita dan Kurikulum 2013

ustadzah arnaUstadzah Arna Dwi Harjatmi, S.Pd., M.Si
(Kepala Sekolah SDIT Insan Kamil Karanganyar)

Perubahan kurikulum merupakan suatu keniscayaan yang terjadi. Di Indonesia, kurikulum mengalami perubahan dari masa ke masa, mulai dari konsep CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif), lambat laun berubah menjadi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dan sekarang, Kurikulum 2013.

Perubahan Mendasar

Inti dari kurikulum 2013 ada pada upaya penyederhanaan dan tematik- integratif. Kurikulum 2013 disiapkan untuk mencetak generasi yang siap di dalam menghadapi masa depan. Karena itu, kurikulum disusun untuk mengantisipasi perkembangan masa depan sebagai modal anak bangsa untuk bersaing.

Terdapat beberapa perubahan mendasar dari  kurikulum 2006 ke kurikulum 2013, yaitu Penataan Pola Pikir, Pendalaman dan Perluasan Materi, Penguatan Proses, dan Penyesuaian Beban. Sedangkan elemen yang berubah antara lain: Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Poses, dan Standar Penilaian

Kurikulum 2013 menekankan pada dimensi pedagogik modern dalam pembelajaran, yaitu menggunakan pendekatan ilmiah.  Pendekatan ilmiah (scientific appoach) dalam pembelajaran sebagaimana dimaksud  meliputi mengamati, menanya, menalar, mencoba, membentuk jejaring pengetahuan.

Kurikulum 2013 ditandai dengan perubahan penekanan fokus pembelajaran. Jika KTSP masih mengutamakan pada kognitif atau kemampuan akademik, maka Kurikulum 2013 menyoroti unsur spiritual atau aspek afektif sebagai kompetensi inti atau kompetensi utama yang harus dicapai setelah proses belajar mengajar.Kompetensi di ranah kognitif menjadi kompetensi inti ketiga, setelah spritual dan sosial/sikap. Sementara, keterampilan atau aspek psikomotorik menjadi kompetensi keempat yang harus dicapai. Read the rest of this entry

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.